Iklan

Tampilkan postingan dengan label Reflexion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reflexion. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Desember 2013

Kado Pernikahan



Meskipun sudah jarang yang memberikan kado untuk sebuah acara pernikahan, bukan berarti kita tidak boleh memberikan kado.  Memang saat ini yang diberikan para tamu atau undangan bukan berupa barang tetapi berupa uang.  Hal ini dilakukan dengan alasan kepraktisan.  Orang tidak perlu repot-repot lagi menyiapkan kado ketika harus datang ke acara resepsi pernikahan.
Namun jika yang menikah adalah orang yang istimewa, seperti teman dekat, tidak ada salahnya kita memberikan sesuatu untuk teman kita yang spesial di hari bahagianya.
Hendaknya kalau memberikan kado yang memiliki fungsi yang langsung bisa mereka pakai, seperti seprangkat sprei berikut bed covernya, atau seperangkat alat rumah tangga, sehingga kado yang kita berikan untuk mereka bisa langsung mereka gunakan, tanpa harus menyimpannya terlebih dahulu dalam waktu yang cukup lama.

Kado Pernikahan bagi Penganti Baru
Anda mungkin salah satu orang yang sering mendapat undangan pernikahan, entah itu dari saudara ataupun teman.  Anda pasti ikut merasa berbahagia begitu mendapat kabar gembira tentang rencana pernikahan tersebut.  Tapi Anda mungkin memikirkan kado pernikahan apa yang sebaiknya diberikan?
Masalah kado pernikahan memang sering membuat pusing.  Sebagai saudara atau teman yang baik, Anda pasti ingin memberikan kado pernikahan yang spesial dari bermanfaat bagi pengantin baru.

Tips Memilih Kado Pernikahan
Berikut ini adalah beberapa tips mudah dalam menentukan kado pernikahan apa yang akan Anda berikan pada pasangan pengantin.
·         Anda harus mengenal si pengantin itu sendiri dengan baik.  Yand dimaksud mengenal adalah Anda harus tahu barang-barang apa saja yang disukai olehnya.  Apakah dia suka memasak, warna apa yang menjadi favoritnya, dan lain-lain.
·         Pilihlah kado pernikahan yang sekiranya benar-benar dibutuhkan atau yang sering dimanfaatkan oleh pengantin baru.
·         Pilihlah kado pernikahan dengan kualitas yang baik.

Memilih Kado Pernikahan
Berikut ini adalah beberapa contoh barang yang mungkin bisa Anda gunakan sebagai kado pernikahan:

·         Peralatan dapur
Si pengantin suka memasak? Kalau begitu Anda tidak perlu pusing untuk memilih kado pernikahan.  Berikan kado yang berhubungan erat dengan dunia dapur.
Anda bisa memberikan satu set alat masak, blender, alat pembuat kopi, pemanggang roti, kompor, atau mungkin dispenser.  Barang-barang ini tentu sangant bermanfaat bagi pengantin yang baru menikah.

·         Peralatan makan
Selain peralatan dapur, Anda juga bisa memilih perlengkapan untuk makan sebagai kado pernikahan.  Misalnya, satu set piring atau cangkir dengan corak unik, teko air atau satu sept toples kue.

·         Peralatan tidur
Selain peralatan dapur, Anda juga bisa memilih perlengkapan untuk makan sebagai kado pernikahan.  Misalnya, selimut sprei kasur atau bed cover, dan juga baju tidur.

·         Benda hobi
Yang dimaksud dengan benda hobi adalah barang-barang yang sesuai dengan hobi pengantin.  Misalnya, alat musik (diseuaikan dengan alat musik apa yang mahir dimainkan oleh si pengantin), perlalatan melukis, satu set alata kecantikan (misal kosmetik, hair dryer, catok rambut), atau kado berupa alat olah raga bila pengantin hobi berolahraga.

·         Benda yang diimpikan pengantin
Maksudnya adalah barang yang sudah lama diingikan oleh si pengantin tapi sampai ia menkah, ia belum memiliki benda tersebut.
Untuk itu, Anda harus bertanya lebih dulu pada orang-orang terdekat pengantin atau bertanya langsung apda pengantinnya secara samar (jangan katakan kalau benda itu sebagai kado pernikahan)

·         Barang kenangan
Kado yang satu ini berupa macam-macam.  Disebut barang kenangan karena memang kado ini berupa barang yang akan selalu mengingatkan si pengantin akan masa lalunya.
Anda bisa  memberikan album foto yang berisi foto=foto semasa Anda dan si pengantin sedang kuliah, atau memberikan album foto yang sudah di desain untuk menggambarkan kehidupan pasangan pengantin (untuk yang satu ini Anda harus kerja keras untuk mendapatkan foto-foto pasangan pengantin sebelum mereka menikah).
Selain album foto, Anda bisa membuat film pendek/dokumenter, bisa berisi kisah kehidupan sang pengantin dengan mewawancarai orang-orang terdekat.  Bisa juga mengumpulkan semua teman-teman pengantin dan merekam mereka semua saat memberikan ucapan selamat pernikahan.  Semuanya sangat tergantung dari kreativitas Anda.

Itu adalah beberapa tips dan barang apa saja yang sekiranya cocok untuk dijadikan kado pernikahan. Sekarang Anda tidak perlu bingung memilih kado pernikahan!

Selasa, 03 Desember 2013

PANTANGAN SETELAH MENJADI ISTRI

Apakah kehidupan tetap sama ketika Anda berganti status dari pacar menjadi istri? Kebanyakan pasangan yang sudah menikah akan menjawab: "Tidak!" Ketika kita menjadi seorang istri, kita mengemban banyak peran baru, tanggung jawab dan beban emosional. Hal tersebut pasti akan menyebabkan sejumlah perubahan dalam kepribadian kita.

Berikut adalah beberapa perubahan yang dihadapi kebanyakan wanita setelah menjadi istri. Tapi tenang, kita tidak akan hanya berbicara tentang masalah yang muncul, namun juga cara untuk mengatasinya sehingga pernikahan Anda tetap berbunga-bunga.

Berharap terlalu muluk-muluk
Kehidupan pernikahan Anda tidak akan selamanya membahagiakan. Membayangkan Anda dan suami akan langsung tinggal di rumah impian dengan kebun yang luas, di mana ia dan anak-anak akan bermain dan bersenda gurau setiap hari, memang impian yang indah namun jangan lalu dijadikan patokan. Sebagai pasangan yang sudah menikah, Anda berdua akan menghadapi masalah, mengalami percekcokan, dan terpaksa membuat kompromi.

Selalu ingat, menikah bukan berarti pindah ke "dunia" lain. Dunia ini tetap sama. Hanya saja, kalian kini berdua dan harus berusaha mewujudkan kebahagiaan berdua yang hanya bisa diraih dengan dengan cinta, rasa hormat dan beberapa kompromi dari kedua belah pihak.

Berusaha jadi yang terbaik di segala hal
Terkadang wanita berusaha terlalu keras untuk menyenangkan semua orang setelah mereka menikah. Mereka berusaha membuktikan diri bisa menjadi ibu rumah tangga yang sempurna, yang pandai memasak, membersihkan rumah dan membuat semua orang bahagia, dan tetap menjadi wanita karir yang sukses. Itu adalah ide yang baik, tetapi Anda bukan 'Superwoman'!

Tekanan yang terlalu berlebihan akan membuat Anda stres. Hubungan dengan suami akan menjadi korban yang paling dirugikan atas skenario ini karena dia harus menghadapi stres Anda. Jadi, pastikan Anda hanya mengerjakan hal-hal yang memang bisa Anda kerjakan sendiri. Selebihnya, tidak ada salahnya meminta bantuan.

Tidak mengutarakan perasaan yang sebenarnya
Menikah dan tinggal bersama suami dapat dapat membuat Anda stres secara emosional. Memendam perasaan dapat menyebabkan stres yang diungkapkan dalam bentuk omelan, perubahan suasana hati, temperamen buruk , dll. Alih-alih cemberut dan menimbulkan aura negatif di depan suami, cobalah untuk berbicara dengannya tentang apa yang mengganggu. Hal ini tidak hanya akan menghindarkan banyak sakit hati, tetapi juga semakin mendekatkan Anda sebagai pasangan yang sudah menikah.

Tak pernah membiarkan suami sendirian
Hanya karena Anda menikah dengannya, bukan berarti suami tidak membutuhkan ruang pribadi. Pasangan suami istri jauh lebih terlibat dalam kehidupan masing-masing daripada ketika masih pacaran, tapi setiap orang tentunya ingin memiliki waktu untuk dirinya sendiri. Beri dia waktu untuk bergaul dengan teman-temannya atau melakukan hobinya dengan tenang. Ini akan memberi Anda waktu untuk bersantai dan menjalani 'waktu pribadi' juga.

Mencoba untuk menjadi "ibunya"
Kita tahu, pria terkadang bisa sangat cuek. Mereka tidak tahu bagaimana cara menjaga rumah tetap bersih, menggantung handuk di kamar mandi, meletakkan piring di wastafel, menaruh baju kotor di tempatnya, dan berbagai kebiasaan buruk lainnya. Jika Anda ingin mengubah kebiasaan buruk suami, maka lakukanlah secara bertahap. Omelan terhadap segala hal buruk yang dilakukannya hanya akan membuat dia "gerah" berada di sekitar Anda.

Sumber:

Selasa, 26 November 2013

5 Tanda Anda Pacar Berbiaya Mahal

Hubungan cinta yang menyenangkan bila kedua belah pihak tak merasa dirugikan. Memiliki pacar dengan biaya hidup yang tinggi menjadi mimpi buruk bagi sebagian besar pria. Apakah Anda termasuk wanita yang selalu mengikuti tren fashion terbaru, menyukai merek-merek mahal, menghabiskan biaya besar untuk membeli kosmetik dan aksesoris? Tak diragukan lagi Anda termasuk wanita dengan biaya hidup tinggi!
Namun jika Anda masih meragukannya, situs Magforwomen yang dimuat Minggu (24/11/2013) mengungkapkan 5 tanda Anda termasuk dalam pacar dengan biaya hidup yang tinggi:

Hanya Menginginkan Yang Terbaik
Jika Anda selalu menginginkan sesuatu yang terbaik dalam berbagai pilihan mobil, restoran, pakaian dan hiburan. Bagi Anda hanya sesuatu yang mahallah yang layak. Berarti Anda termasuk pacar dengan biaya hidup yang tinggi.
Ke Salon Setiap Pekan
Menjadi cantik dan terawat memang harus dilakukan oleh semua wanita. Namun jika itu dilakukan secara rutin setiap minggu, berarti Anda termasuk pacar dengan biaya hidup yang tinggi.
Style Rambut Sangat Penting Bagi Anda
Jika Anda menjadi sangat panik ketika rambut Anda tampak sedikit kusam, dan Anda akan menghabiskan waktu seharian untuk memperbaiki style rambut dengan biaya yang tak pernah Anda pikirkan. Ini adalah salah satu tanda pacar berbiaya mahal.
Pencinta Merek
Jika Anda hanya tertarik pada tas yang bermerek. Tidak tertarik pada barang yang dijual bebas dipasaran. Maka, Anda termasuk pacar dengan biaya hidup mahal, karena merasa selalu tidak puas dengan sesuatu yang menurut Anda kurang.
Pencari Status
Apakah Anda termasuk orang yang selalu memastikan tamu ketika hendak menghadiri sebuah pesta? Jika sudah Anda pastikan bahwa Anda hanya akan hadir ketika dihadiri oleh para orang-orang dengan status sosial tinggi, Anda dapat dikaitkan dengan seorang pencari status, sikap Anda yang seperti itu menunjukkan Anda tipe wanita dengan biaya mahal.

 Sumber:

Jumat, 08 November 2013

Hasil Penelitian Mengejutkan tentang Wanita dan Pernikahan

Tampaknya stereotipe kuno mengenai wanita dan hasrat mereka untuk menikah akan segera hancur.

Menurut rilis ketiga dari "Profesional Women Report" yang diterbitkan oleh Citi dan LinkedIn, jumlah wanita yang tidak menganggap pernikahan (atau hubungan apa pun) sebagai sebuah kesuksesan bertambah hampir dua kali lipat sejak tahun lalu, dari lima persen menjadi sembilan persen.

Namun fakta yang lebih mengejutkan adalah bahwa dari lebih 1.000 pria dan wanita dari kalangan pekerja ikut disurvei, 79 persen responden pria menjawab “memiliki segalanya” mencakup “pernikahan yang indah dan kuat,” sementara hanya 66 persen responden wanita menjawab hal yang serupa. Malah, seperempat responden wanita menjawab “hubungan yang indah dan kuat” sudah cukup dan menganggap pernikahan bukan suatu keharusan untuk dapat “memiliki segalanya”.

Sedangkan soal memiliki anak, 86 persen pria menginginkan kehadiran buah hati dalam kehidupan mereka dibandingkan 73 persen pada wanita.

Pertama kita mengetahui bahwa pria sebenarnya sangat suka berbelanja, dan kini kita menemukan bahwa mereka memiliki pandangan tentang kesuksesan yang lebih sempit dan kuno.

Jadi meski wanita cenderung sibuk dan melawan stereotipe gender, tampaknya pria bekerja keras untuk menggantikan peran wanita yang sudah berakar.Atau barangkali pria tidak terlalu memikirkan konsep “memiliki segalanya”, karena mereka tidak perlu mewujudkannya. Bagaimana menurut Anda? (nh/ik)

Sumber:

Selasa, 05 November 2013

Ketakutan Terbesar Wanita di Hari Pernikahan Mereka

Khawatir gaun Anda tidak muat atau mantan pacar Anda membuat keributan? Anda tidak sendirian. Para calon pengantin wanita ini berbagi ketakutan terbesar mereka menjelang hari pernikahan.

“Menangis cengeng dan mengotori gaun putih saya dengan makeup yang luntur.” - Christa

“Semua orang yang kami undang betul-betul datang, dan makanannya tidak cukup!” –
Amanda

“Takut tidak ada seorang pun yang akan datang! Mengundang 300 orang dan hanya separuhnya yang datang.” -
Laura

“Hujan badai! Pernikahan kami akan dilangsungkan di sebuah taman terbuka di bulan November.” -
Kerry

“Saya tidak suka berbicara di depan umum sehingga seremoni dan mengucapkan janji pernikahan sedikit membuat saya takut!” -
Carla

“Semua tamu undangan mengenakan gaun putih di pernikahan saya.” -
Nicole

“Seksi dekorasinya tidak mengecek tempat resepsi sebelum hari H dan dekorasinya ternyata sangat mengerikan!” -
Kaitlyn

“MC-nya salah menyebutkan nama saya.” –
Jacynthe

“Kami akan menikah di atas perahu, dan saya khawatir bahwa seseorang akan terjatuh ke dalam air -  yaitu saya atau suami saya.” -
Nicol

“Ketakutan terbesar saya adalah saya bakal terlambat. Saya selalu terlambat, dan saya betul-betul ingin jadwal pernikahan saya berjalan dengan lancar.” -
Sarah

“Saya takut gaun saya tidak muat. Pernikahan tinggal kurang dari sebulan lagi, dan saya sudah berhenti untuk mengepas baju. Sekarang saatnya menjaga bentuk tubuh saya dan melihat apakah saya bisa memakainya.” -
Batta

“Ketakutan terbesar saya ialah saya terlalu emosional. Saya menangis di setiap pernikahan yang saya pernah hadiri – bahkan jika itu merupakan pernikahan seseorang yang tidak saya kenal! Sedikit air mata tidak terlihat begitu buruk, namun saya takut saya akan menangis tidak terkendali.” -
Thea

“Sejujurnya saya bisa mengatakan saya tidak punya ketakutan apa pun. Selama saya bisa menjadi istri dari seorang pria mengagumkan hingga akhir hayat.”
– Melissa.

Bagaimana dengan Anda? Apa yang paling Anda takutkan untuk terjadi di pernikahan Anda?


Sumber:

Minggu, 06 Oktober 2013

Sepuluh Tipe Teman yang Harus Dihindari

Selama setidaknya dua dekade terakhir, di hampir semua tahap usia, saya memiliki teman dan sahabat untuk menemani menjalani hidup. Ada sahabat waktu SD, sahabat SMP, sahabat SMA dan sahabat-sahabat lain, namun ada juga sahabat yang menemani saya selama hampir sembilan belas tahun terakhir. Semua tergantung masa apa yang sedang saya lalui.

Sejauh yang saya ingat, saya menyayangi semua sahabat saya. Dan walaupun sahabat-sahabat saya adalah orang yang berbeda-beda selama masa sekolah, pada satu titik tertentu selalu ada satu (atau dua, atau kadang tiga) orang spesifik yang menyandang gelar BFF (best friend forever)—walaupun mungkin sewaktu sekolah dasar kata ‘forever’ terdengar terlalu lama.

Yah, seperti semua jenis hubungan, hubungan dengan sahabat kadang nggak berjalan dengan mulus. Karena yang namanya perempuan (di usia berapa pun), pasti pernah bersikap drama, plin-plan, judes, dan menyebalkan, yang mana bukan kombinasi yang ingin semua orang rasakan. Percayalah, naik-turunnya hubungan pertemanan di antara perempuan (baik dan buruk, upside dan downside) seakan-akan bisa membuat drama politik di Indonesia berada satu level di bawahnya.

Belum lagi kenyataan bahwa persahabatan perempuan itu gampang banget untuk meledak. Salah-salah kata sedikit bisa memicu perang dingin. Sampai saya pernah membaca lelucon yang bilang kalau seandainya seluruh negara-negara di dunia memiliki wanita sebagai pemimpinnya, ketika ada masalah, mungkin nggak akan pernah ada perang sebagai solusinya. Yang ada hanyalah negara-negara yang nggak berbicara satu sama lain.

Sementara kalau saya perhatikan, pertemanan laki-laki jauh lebih sederhana—dan saya merasa bahwa faktor kesederhanaan itu yang kadang nggak ada dalam pertemanan perempuan. Contohnya, kalau ada yang ditinggal pas makan siang, laki-laki mungkin akan mencari teman lain untuk makan siang atau menyusul tanpa banyak komplain. Tapi perempuan? Pasti ngomel dulu di awal, dengan nada kecewa, dan kemudian ngambek. Memang sih, kadang saya mengakui bahwa pada dasarnya perempuan itu memang memiliki bibit sebagai Ratu Drama.

Menurut saya, pertemanan itu pada dasarnya harus saling menguntungkan satu sama lain.. Menguntungkan bukan dalam konteks material, tapi lebih kepada dukungan secara emosional. Keterikatan yang membuat kita menjalani manis pahitnya dunia lebih ringan karena tahu ada yang menemani langkah kita ketika berjalan. Karena, apa yang lebih menyedihkan dari nggak memiliki teman untuk berbagi sedih dan bahagia?


Jumat, 19 Juli 2013

Hidup, Cinta, dan Bahagia

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang.. MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh. Entah bagaimana..dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri..dan menyadari..bahwa penyesalan tidak seharusnya ada..HANYALAH penghargaan abadi yang ada atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah engkau buat..

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati..dibandingkan menangis tersedu-sedu. Air mata yang keluar dapat dihapus..sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..CINTA?
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya. Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum kepadanya sambil berkata ‘Aku turut berbahagia karena Kau bahagia`..

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang. Tapi, ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia..dapat mencintai seseorang..LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri..
MENCINTAI..Bukanlah bagaimana kamu melupakan..melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN. Bukanlah dimana kamu saling menguasai, melainkan dimana kamu saling BERBAGI. Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan..melainkan bagaimana kamu MENGERTI. Bukanlah apa yang kamu lihat..melainkan apa yang kamu RASAKAN..Bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu MENGIKHLASKAN.
Apabila cinta tidak berhasil..BEBASKAN dirimu.. Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI. Ingatlah.. bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..tapi..ketika cinta itu mati..kamu TIDAK perlu mati bersamanya.
Akan tiba saatnnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang, BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita. MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita lepaskan..
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan..Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan… Tapi ingatlah..melepaskan BUKAN akhir dari dunia..melainkan awal dari suatu kehidupan…
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari..dan mereka yang telah mencoba..Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka..
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hati tapi kadang kala teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari..

Sumber: 

Jumat, 01 Februari 2013

Cara Pria Mengatasi Kesedihan

Banyak orang beranggapan bahwa pria lebih kuat dan tangguh dibandingkan dengan perempuan dalam mengendalikan emosinya. Hal ini disebabkan pria punya banyak cara untuk melupakan masalah, dan berdamai dengan kondisi hatinya. Kebalikannya, perempuan sangat sulit untuk mengendalikan perasaan sehingga sangat ekspresif dalam menunjukkan kemarahan atau kesedihannya.

Kekuatan pria mengendalikan perasaan ternyata bukanlah sekadar omong kosong, dan ternyata dipengaruhi oleh tingkat egonya. Ego pria membuat mereka tidak terlalu sensitif dan lebih kuat dibandingkan dengan perempuan. Inilah sebabnya ketika suatu masalah dan rasa sakit menimpa dirinya, pria tidak menunjukkan rasa sedih dan menangis. Bagi pria, menunjukkan rasa sakit bisa memengaruhi sisi maskulin mereka.

Akan tetapi, hal ini bukan berarti bahwa pria juga tidak bisa sedih atau menangis. Ketika mereka mengalami masalah,  mereka biasanya melakukan berbagai cara lain untuk menghadapi kesedihannya.
1. Menghindari diskusi
Ini cara paling sederhana untuk menyembunyikan perasaan. Jika tanpa sengaja Anda bertanya tentang hal yang menyakitkan, pria tidak akan langsung mengungkapkan kekesalannya. Jika ia mulai membalas pesan, menjawab pertanyaan dengan kalimat yang singkat, atau langsung mengubah topik pembicaraan, bisa jadi ia punya masalah tentang hal ini.

2. Lebih sering bergaul
Pria mencoba menyembunyikan masalahnya dengan berkumpul dan bercanda bersama teman-temannya. Mereka menggunakan teman untuk menghindari kesendirian, yang bisa membuat mereka teringat kembali akan masalahnya. Mencari teman baru, atau hangout sampai tengah malam, juga menjadi pelarian pria saat bermasalah.

3. Tidak menangis di depan orang lain
Pria punya ego yang sangat kuat. Namun, ego inilah yang membantu pria untuk bisa bertahan dan mengatasi rasa sakit. Ego ini jugalah yang membantu pria menahan diri untuk tidak berbagi cerita kepada orang lain. Tidak seperti perempuan, pria tidak suka menangis. Namun, ini tak berarti pria tak pernah menangis, mereka hanya tidak pernah menunjukkannya di depan orang lain.

4. Meningkatkan ego
Pria mencoba untuk meningkatkan ego mereka dengan banyak cara, misalnya dengan memikirkan bahwa masih banyak perempuan yang menginginkan dirinya, atau masih banyak perusahaan yang akan mempekerjakan dirinya. Kadang-kadang, terpikir pula bahwa ia bisa membuktikan bahwa dirinya tidak seburuk anggapan orang. Ketika egonya kembali terangkat, mereka bisa dengan mudah dan cepat mengatasi masalahnya.

Sumber:

Selasa, 22 Januari 2013

Yang Pria Cari dari Calon Istri

Laki-laki cenderung tak berkedip ketika melihat perempuan berwajah cantik atau bertubuh seksi. Namun, berdasarkan penelitian, tak selamanya faktor fisik membuat pria menjadikan seseorang sebagai pasangan hidupnya. Ada yang lebih penting dari itu.

Andre Cross, Relationship Problems Columnist di Amerika melakukan penelitian tentang ini. Hasilnya? Ada empat syarat ideal yang pria cari dari wanita, yakni sisi emosional yang matang dan stabil, mampu mengelola keuangan dengan baik, memiliki daya tarik fisik, atau faktor penunjang lain yang bergantung selera masing-masing pria.

Selain itu, bagi pria ada tujuh syarat yang mesti ada dalam diri pasangan hidupnya:

1. Menghargai egonya.

Pria memang dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi egonya. Baginya ego ibarat harga diri, menunjukkan power mereka di depan ornag lain. Tak hanya di lingkungan sosial, ini juga berlaku untuk urusan cinta.

Pria mencari pasangan yang menghargai dirinya. Mengerti dan menghargai egonya serta ingin didengarkan pendapatnya. Seorang perempuan yang mengerti perannya sebagai pendamping, bisa menenangkan hatinya saat marah, bukan yang membuat dirinya meledak. Tidak merendahkan meskipun misalnya gaji Anda lebih besar darinya.

Jadi, meski secara fisik Anda tak memenuhi kriterianya, bila Anda memiliki apa yang dibutuhkannya yakni penghargaan, si dia akan memilih Anda.

2. Potensi selingkuh kecil.
Saat mencari pacar, ia akan mencari perempuan yang "menantang" atau perempuan yang punya banyak penggemar. Maklum, pria terlahir dengan jiwa kompetisi yang sangat tinggi. Itu sebabnya mereka suka semua yang berbau lomba. Termasuk lomba mendapatkan pacar cantik yang dipuja banyak laki-laki. Ia pun akan bangga memamerkan pacaranya di depan teman-temannya.

Namun saat keinginannya untuk menikah muncul, bukan "selebriti" yang ia cari, melainkan perempuan biasa yang tak punya banyak penggemar, karena beranggapan potensi selingkuhnya lebih kecul daripada tipe "selebriti". Dengan begitu harapannya akan pernikahan yang langgeng juga lebih mudah dicapai.

3. Tak banyak mengatur.

Pria memang tak andal dalam membaca pikiran dan keinginan Anda, itu sebabnya mereka butuh arahan apa yang sebaiknya dilakukan, namun bukan berarti mereka senang diatur. Perempuan yang suka mengatur dianggap mendominasi, membuat hidup mereka sulit dan membelenggu kebebasannya. Pria akan berpikir seribu kali untuk mengajak pacar yang suka mengatur ke jenjang pernikahan.

4. Misterius.
Jiwa "hunter" yang dimiliki pria membuatnya senang menerima tantangan. Itu sebabnya, sifat lugu yang cenderung tak mudah ditebak dan seakan sulit untuk didekati bisa menjadi daya tarik sendiri bagi pria.

Dalam tulisannya yang berjudul Playing Hard to Get Can Help in Dating, Adoree Durayappah menuliskan, pria cenderung mengejar perempuan yang tak bisa ditebak perasaannya dibanding mereka yang terlihat tergila-gila padanya.

Namun, Erin R Whitchurchdan Timothy D Wilson, peneliti dari University of Virginia menyatakan, perempuan yang mengejar-ngejar pria secara berlebihan justru membuat sebagian besar pria merasa jenuh dan merasa tak diinginkan.

Jadi bersikaplah wajar, tahu kapan harus jual mahal dan kapan harus memberikan kesempatan agar si dia bisa dekat.

5. Percaya diri.
Meski sebagian pria tak mensyaratkan wajah cantik untuk dijadikan pasangan hidupnya, namun dia juga memerhatikan sisi penampilan. Tak harus bertubuh ramping, namun dia mencari pasangan hidup yang terlihat percaya diri dengan penampilannya. Tidak rewel dengan berat badan, jerawat, dan baju yang dikenakannya. Bagi pria, apa pun busana yang dikenakannya bila terlihat percaya diri, Anda akan tetap terlihat menarik di matanya.

6. Lembut dan baik.
Pria menyukai perempuan yang memiliki sifat keibuan, seperti feminin, lemah lembut, dan baik. Sosok ini dianggap menenteramkan dan bisa mengimbangi kemaskulinannya. Karena salah satu tujuan pernikahan bagi sebagian pria adalah mendapatkan keturunan, maka ia memerlukan pasangan yang bisa membesarkan anak-anaknya dengan baik. Dengan penuh kasih sayang dan kesabaran.

7. Humoris.
Ketika keinginan berumah tangga muncul, pria akan mencari perempuan yang humoris. Perempuan humoris dianggap menarik bagi banyak pria. Ia membayangkan kehidupan rumah tangganya akan menyenangkan nantinya dan jauh dari stres bila hidup dengan seseorang yang ceria dan humoris.

(Majalah Chic/Ayunda Pininta Kasih)

Sumber:

Minggu, 20 Januari 2013

Pria Pengertian Calon Ayah yang Baik

Sebagai wanita, tentu Anda mendambakan pria yang menyayangi Anda, penuh perhatian dan sangat pengertian. Pria yang mampu memberikan respon pada Anda dengan tepat. Keinginan ini terdengar tidak realistis yah, mana ada orang yang mampu membaca pikiran.
Ternyata keinginan yang diklaim umum tak realistis ini, bukan tercipta sebatas khayalan akan dunia ideal atau sosok sempurna seorang pangeran. Baru-baru ini terungkap dalam sebuah studi, ternyata ada hubungannya antara sikap seseorang terhadap pasangannya dengan sikap mereka terhadap anak-anaknya kelak. Intinya seorang pasangan yang penyayang, penuh perhatian dan pengertian akan menjadi ayah yang ideal. Ayah yang mampu memenuhi kebutuhan kasih sayang pada anak-anaknya. Bukankah ini yang dicari dari sosok calon ayah dari anak-anak Anda?
Peneliti menemukan bahwa kemampuan untuk menyayangi dan memperlakukan pasangan dengan baik, adalah kemampuan yang sama akan digunakan untuk merawat anak-anak. Penelitian ini berusaha mengkaji bagaimana pola asuh terbentuk dalam sebuah keluarga.
"Penelitian mencoba melihat bagaimana satu hubungan memengaruhi hubungan lain," kata Abigail Millings dari University of Bristol. Penelitian ini juga diterbitkan dalam Personality and Social Psychology Bulletin.
Millings yang juga merupakan penulis utama karya penelitian ini menjelaskan, "Kami ingin melihat pengaruh hubungan romantis antara orang tua mungkin terkait dengan tipe orang tua dan gaya pengasuhan."
Studi yang dilakukan di University of East Anglia ini melibatkan 125 pasangan dengan anak-anak berusia 7 sampai 8 tahun. "Pekerjaan kami melihat hubungan romantis dan gaya pengasuhan pada saat yang sama," kata Millings. Peneliti melihat beberapa faktor: kemesraan atau kedekatan pasangan satu sama lain, gaya pengasuhan yang mereka gunakan dengan anak-anak mereka dan pengasuhan responsif.
Pengasuhan responsif menurut Millings adalah kemampuan untuk merespon kebutuhan orang lain. “Ini berarti memperhatikan ketika orang lain mengalami hari yang buruk, mengetahui bagaimana untuk menghibur mereka, dan bahkan apakah mereka ingin dihibur atau dibiarkan sendiri sesaat." Dengan kata lain sangat pengertian.
Dan, katanya, sifat responsif juga  juga tak sebatas ketika pasangan sedang dalam masalah atau sedih, juga mampu merespon dengan tepat untuk hal-hal baik dan kesuksesan serta kebahagiaan pasangan.
Studi juga menemukan bahwa sikap responsif ini, ternyata adalah keterampilan umum. Artinya berlaku untuk segala bentuk hubungan. “Jika Anda dapat melakukan pengasuhan responsif, Anda dapat melakukannya di seluruh hubungan yang berbeda," kata Millings.
Jadi menginginkan pria baik dan penyayang adalah hal yang sangat lumrah. Sebab cara dia memperlakukan Anda adalah cermin ia memperlakukan anak-anaknya kelak. Millings juga mengungkap satu fakta unik, bahwa cara kita memperlakukan pasangan kita tidak akan berpengaruh pada caranya mengasuh anak. Kesimpulannya, ini bekerja dua belah pihak. Cara Anda menjaga dan menyayanginya juga akan menjadi cara Anda mengasuh anak. Saat Anda dan dia berhubungan romantis adalah momen kalian berlatih menjadi orang tua kelak. Pasangan sehat yang harmonis akan menjadi orang tua yang baik.
Kabar baiknya pengasuhan responsif merupakan skill yang dapat dilatih. "Berlatihlah menjadi sensitif dan responsif - misalnya, dengan benar-benar mendengarkan dan dengan benar-benar mencoba mengerti perspektif orang lain, Dengan ini akan membantu kita untuk meningkatkan keterampilan pengasuhan responsif yang berguna untuk mengasuh anak-anak kita nantinya," katanya.

Sumber:

Selasa, 15 Januari 2013

Agar Pacaran LDR Berakhir Bahagia

Anda telah menemukan pasangan yang sesuai, namun sayangnya si dia harus pindah ke luar kota atau luar negri untuk bekerja atau melanjutkan sekolah. Mengalami situasi tersebut, setiap orang pasti memiliki keraguan tersendiri untuk melanjutkan hubungan dan terbesit pertanyaan, apakah saya mampu menjalani hubungan jarak jauh?

Memang tidak mudah menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR) karena perbedaan jarak dan waktu. Tapi, itu bukan berarti tidak bisa berhasil. Banyak juga pasangan yang dapat melalui perbedaan karena LDR, hingga hubungan mereka sukses.

Hubungan bisa berhasil asalkan Anda dan kekasih saling mencintai, percaya dan bersama-sama berjuang untuk kesuksesan hubungan. Agar hubungan LDR bisa langgeng dan berakhir bahagia, ini dia tipsnya dari Buzz Feed dan All Women Stalk.

1. Menetapkan Kapan Bisa Satu Kota
Ini hal yang harus Anda dan pasangan putuskan, kapan hubungan bisa terjalin kembali dalam satu kota. Dengan mengetahui kapan Anda dan pasangan bisa lebih dekat, maka masing-masing memiliki harapan yang sama. Hubungan yang dijalani pun terasa lebih mudah karena sudah mengetahui dengan jelas kapan akan bisa kembali berdekatan.

2. Rencanakan Bagaimana Saling Berhubungan
Sejak awal bicarakan bagaimana Anda dan pasangan nantinya akan berhubungan. Dalam sehari kapan si dia ingin dihubungi, begitupula sebaliknya. Pastikan ini dibicarakan sejak awal, agar tidak terjadi kesalahpahaman.

3. Jangan Menunjukkan Perasaan Tidak Aman
LDR memang tidak mudah, namun bila Anda dan pasangan berusaha lebih keras maka hubungan pasti akan berhasil. Perasaan insecure atau tidak aman mungkin bisa jadi kendala dalam hubungan jarak jauh. Terpisahnya jarak, membuat Anda dan pasangan memiliki keterbatasan. Perasaan curiga pun sesekali bisa saja hadir. Namun jangan menunjukan perasaan insecure Anda pada pasangan. Jika Anda terus mengeluh dengan hubungan yang terpisah oleh jarak dan terus mengintrogasinya, maka sikap tersebut dapat menghancurkan hubungan.

4. Menikmati Kehidupan
Selalu berdekatan dengan kekasih terkadang membuat wanita jadi manja dan hanya menghabiskan waktu untuk sang kekasih, tanpa mengaktualisasikan diri. Berpisah jarak dari kekasih bisa dimanfaatkan dengan lebih menikmati 'kesendirian' dengan mengaktualisasikan diri. Namun ingat, bukan kebebasan sebagai wanita single yang bisa berkencan dengan pria lain.

5. Manfaatkan Teknologi
Adanya teknologi yang canggih saat ini memudahkan pasangan LDR berhubungan dan tetap terasa dekat. Anda dan kekasih sangat disarankan agar tetap berhubungan setiap hari, bisa melalui chating di BBM, Whatsapp, LINE, email atau video call melalui Facetime atau Skype. Dengan begitu, Anda tetap merasa memiliki dan saling mengetahui perkembangan.

6. Buat Hubungan Tetap Terasa Dekat
Mungkin ada kalanya Anda dan pasangan akan merasa sedih ketika menjalani hubungan jarak jauh. Untuk itu, kalian perlu memiliki suatu benda untuk tetap merasa dekat ketika merasa kesepian. Misalnya saja Anda menyimpan sweaternya dan dia memiliki selimut yang disemprotkan parfum Anda.

Sumber:

Rabu, 09 Januari 2013

Kenapa Sebagai Kaum Muslimin Kita Harus Menikah?

Sebelumnya udah ngepos Anjuran Menikah Dalam Islam, tapi setelah baca artikel ini bagus untuk kita-kita yang selalu menunda untuk menikah.
Melihat sebuah catatan di FB yang menurut saya cukup menarik, mumbuat saya ingin mengutip dan mempublish di blog ini. Banyak diantara kita kaum muslimin yang takut ingin menikah, entah karena blum siap modal, belum mandiri, takut, dan bermacam-macam alasan lainnya. Sebenarnya justru dengan menikah kita akan terhindar dari berbagai fitnah dan justru akan dilipat gandakan rezekinya. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa seorang harus menikah.

1. Melengkapi agamanya

"Barang siapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi. (HR. Thabrani dan Hakim).

2. Menjaga kehormatan diri

"Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih mudah menundukkan pandangan dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa, karena puasa itu dapat membentengi dirinya. (HSR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasaiy, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).

3. Senda guraunya suami-istri bukanlah perbuatan sia-sia

"Segala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dzikrullah merupakan perbuatan sia-sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat (perkara), yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang." (Buku Adab Az Zifaf Al Albani hal 245; Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 309).
... Hidup berkeluarga merupakan ladang meraih pahala... 
4. Bersetubuh dengan istri termasuk sedekah

Pernah ada beberapa shahabat Nabi SAW berkata kepada beliau, "Wahai Rasulullah, orang-orang kaya telah memborong pahala. Mereka bisa shalat sebagaimana kami shalat; mereka bisa berpuasa sebagaimana kami berpuasa; bahkan mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta mereka." Beliau bersabda, "Bukankah Allah telah memberikan kepada kalian sesuatu yang bisa kalian sedekahkan? Pada tiap-tiap ucapan tasbih terdapat sedekah; (pada tiap-tiap ucapan takbir terdapat sedekah; pada tiap-tiap ucapan tahlil terdapat sedekah; pada tiap-tiap ucapan tahmid terdapat sedekah); memerintahkan perbuatan baik adalah sedekah; mencegah perbuatan munkar adalah sedekah; dan kalian bersetubuh dengan istri pun sedekah."

Mereka bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana bisa salah seorang dari kami melampiaskan syahwatnya akan mendapatkan pahala?" Beliau menjawab, "Bagaimana menurut kalian bila nafsu syahwatnya itu dia salurkan pada tempat yang haram, apakah dia akan mendapatkan dosa dengan sebab perbuatannya itu?" (Mereka menjawab, "Ya, tentu." Beliau bersabda,) "Demikian pula bila dia salurkan syahwatnya itu pada tempat yang halal, dia pun akan mendapatkan pahala." (Beliau kemudian menyebutkan beberapa hal lagi yang beliau padankan masing-masingnya dengan sebuah sedekah, lalu beliau bersabda, "Semua itu bisa digantikan cukup dengan shalat dua raka'at Dhuha.") (Buku Adab Az Zifaf Al Albani hal 125).

5. Adanya saling nasehat-menasehati

Dengan berkeluarga, kita bisa terjaga antara suami dan istri, karena saling mengingatkan dan saling menasehati, sehingga terciptalah keluarga yang rukun dan damai.

6. Bisa mendakwahi orang yang dicintai 

Berda'wah tidak hanya di masjid atau di kampus, di rumah sendiri kita juga bisa berda'ah, terutama keluarga kita atau anak-anak kita nantinya.

7. Pahala memberi contoh yang baik

"Siapa saja yang pertama memberi contoh perilaku yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahala kebaikannya dan mendapatkan pahala orang-orang yang meniru perbuatannya itu tanpa dikurangi sedikit pun. Dan barang siapa yang pertama memberi contoh perilaku jelek dalam Islam, maka ia mendapatkan dosa kejahatan itu dan mendapatkan dosa orang yang meniru perbuatannya tanpa dikurangi sedikit pun." (HR. Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Orang yang pertama kali melakukan kebaikan atau kejahatan.)
Bagaimana menurut Anda bila ada seorang kepala keluarga yang memberi contoh perbuatan yang baik bagi keluarganya dan ditiru oleh istri dan anak-anaknya? Demikian juga sebaliknya bila seorang kepala keluarga memberi contoh yang jelek bagi keluarganya?

8. Seorang suami memberikan nafkah, makan, minum, dan pakaian kepada istrinya dan keluarganya akan terhitung sedekah yang paling utama.

Dan akan diganti oleh Allah, ini janji Allah.
Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah SAW, bersabda: "Satu dinar yang kamu nafkahkan di jalan Allah, satu dinar yang kamu nafkahkan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu berikan kepada orang miskin dan satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu, maka yang paling besar pahalanya yaitu satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu." (HR Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).
Dari Abu Abdullah (Abu Abdurrahman) Tsauban bin Bujdud., ia berkata: Rasulullah SAW. bersabda: "Dinar yang paling utama adalah dinar yang dinafkahkan seseorang kepada keluarganya, dinar yang dinafkahkan untuk kendaraan di jalan Allah, dan dinar yang dinafkahkan untuk membantu teman seperjuangan di jalan Allah."(HR. Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

Seorang suami lebih utama menafkahkan hartanya kepada keluarganya daripada kepada yang lain karena beberapa alasan, diantaranya adalah nafkahnya kepada keluarganya adalah kewajiban dia, dan nafkah itu akan menimbulkan kecintaan kepadanya.

Muawiyah bin Haidah RA., pernah bertanya kepada Rasulullah SAW: 'Wahai Rasulullah, apa hak istri terhadap salah seorang di antara kami?" Beliau menjawab dengan bersabda, "Berilah makan bila kamu makan dan berilah pakaian bila kamu berpakaian. Janganlah kamu menjelekkan wajahnya, janganlah kamu memukulnya, dan janganlah kamu memisahkannya kecuali di dalam rumah. Bagaimana kamu akan berbuat begitu terhadapnya, sementara sebagian dari kamu telah bergaul dengan mereka, kecuali kalau hal itu telah dihalalkan terhadap mereka." (Adab Az Zifaf Syaikh Albani hal 249).

Dari Sa'ad bin Abi Waqqash RA., dalam hadits yang panjang yang kami tulis pada bab niat, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda kepadanya: "Sesungguhnya apa saja yang kamu nafkahkan dengan maksud kamu mencari keridhaan Allah, niscaya kamu akan diberi pahala sampai apa saja yang kamu sediakan untuk istrimu."
(HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).
Dari Abdullah bin Amr bin 'Ash ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda:
"Seseorang cukup dianggap berdosa apabila ia menyianyiaka orang yang harus diberi belanja." (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

Dan akan diganti oleh Allah, ini janji Allah.

"Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya."
(Saba': 39).

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Nabi SAW bersabda: "Setiap pagi ada dua malaikat yang datang kepada seseorang, yang satu berdoa: "Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang menafkahkan hartanya." Dan yang lain berdoa: "Ya Allah, binasakanlah harta orang yang kikir." (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

9. Seorang pria yang menikahi janda yang mempunyai anak, berarti ikut memelihara anak yatim

Janji Allah berupa pertolongan-Nya bagi mereka yang menikah.
1. Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. An-Nur: 32)
2. Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya.(HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160) 

Anjuran Menikah dalam Islam


Manusia bukanlah mahkluk individual, oleh karena itu manusia memerlukan untuk hidup di dalam masyarakat. Berumah tangga dan berkeluarga juga menjadi salah satu sifat fitrah manusia. Selain untuk memenuhi kebutuhan biologis secara sehat, menikah juga untuk meneruskan generasi. Islam telah menganjurkan kepada manusia untuk menikah. Dan ada banyak hikmah di balik anjuran tersebut. Antara lain adalah :
1. Menikah Adalah Sunnah Para Nabi dan Rasul
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab. (QS. Ar-Ra’d : 38).
Dari Abi Ayyub ra bahwa r bersabda,”Empat hal yang merupakan sunnah para rasul : [1] Hinna’, [2] berparfum, [3] siwak dan [4] menikah. (HR. At-Tirmizi 1080)
Hinna’ artinya adalah memakai pacar kuku. Namun sebagian riwayat mengatakan bahwa yang dimaksud adalah bukan Hinna’ melainkan Haya’ yang maknanya adalah rasa malu.
2.  Menikah Adalah Bagian Dari ‘Tanda’ Kekuasan Allah SWT.
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.(QS. Ar-Ruum : 21)
3. Menikah Adalah Salah Satu Jalan Untuk Menjadikan Seseorang Kaya
Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas lagi Maha Mengetahui.(QS. An-Nur : 32)
4. Menikah Adalah Ibadah Dan Setengah Dari Agama
Dari Anas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Orang yang diberi rizki oleh Allah SWT seorang istri shalihah berarti telah dibantu oleh Allah SWT pada separuh agamanya. Maka dia tinggal menyempurnakan separuh sisanya. (HR. Thabarani dan Al-Hakim 2/161).
5. Tidak Ada Pembujangan Dalam Islam
Islam berpendirian tidak ada pelepasan kendali gharizah seksual untuk dilepaskan tanpa batas dan tanpa ikatan. Untuk itulah maka diharamkannya zina dan seluruh yang membawa kepada perbuatan zina.
Tetapi di balik itu Islam juga menentang setiap perasaan yang bertentangan dengan gharizah ini. Untuk itu maka dianjurkannya supaya kawin dan melarang hidup membujang dan kebiri.
Abu Qilabah mengatakan “Beberapa orang sahabat Nabi bermaksud akan menjauhkan diri dari duniawi dan meninggalkan perempuan (tidak kawin dan tidak menggaulinya) serta akan hidup membujang. Maka berkata Rasulullah s.a.w, dengan nada marah lantas ia berkata: ‘Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu hancur lantaran keterlaluan, mereka memperketat terhadap diri-diri mereka, oleh karena itu Allah memperketat juga, mereka itu akan tinggal di gereja dan kuil-kuil. Sembahlah Allah dan jangan kamu menyekutukan Dia, berhajilah, berumrahlah dan berlaku luruslah kamu, maka Allah pun akan meluruskan kepadamu.  Kemudian turunlah ayat:
Hai orang-orang yang beriman! Jangan kamu mengharamkan yang baik-baik dari apa yang dihalalkan Allah untuk kamu dan jangan kamu melewati batas, karena sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang melewati batas. (QS. Al-Maidah: 87)
Ada satu golongan sahabat yang datang ke tempat Nabi untuk menanyakan kepada isteri-isterinya tentang ibadahnya. Setelah mereka diberitahu, seolah-olah mereka menganggap ibadah itu masih terlalu sedikit. Kemudian mereka berkata-kata satu sama lain: di mana kita dilihat dari pribadi Rasulullah s.a.w. sedang dia diampuni dosa-dosanya yang telah lalu maupun yang akan datang? Salah seorang di antara mereka berkata: Saya akan puasa sepanjang tahun dan tidak akan berbuka. Yang kedua mengatakan: Saya akan bangun malam dan tidak tidur. Yang ketiga berkata: Saya akan menjauhkan diri dari perempuan dan tidak akan kawin selama-lamanya. Maka setelah berita itu sampai kepada Nabi s.a.w. ia menjelaskan tentang kekeliruan dan tidak lurusnya jalan mereka, dan ia bersabda:

‘Saya adalah orang yang kenal Allah dan yang paling takut kepadaNya, namun tokh saya bangun malam, juga tidak, saya berpuasa, juga berbuka, dan saya juga kawin dengan perempuan. Oleh karena itu barangsiapa tidak suka kepada sunnahku, maka dia bukan dari golonganku. (HR Bukhari)
Dan Rasulullah juga menyerukan kepada para pemuda keseluruhannya supaya kawin, dengan sabdanya sebagai berikut:
Hai para pemuda! Barangsiapa di antara kamu sudah mampu kawin, maka kawinlah; karena dia itu dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. (Riwayat Bukhari)
Dari sini, sebagian ulama ada yang berpendapat: bahwa kawin itu wajib hukumnya bagi setiap muslim, tidak boleh ditinggalkan selama dia mampu.
Sementara ada juga yang memberikan pembatasan –wajib hukumnya– bagi orang yang sudah ada keinginan untuk kawin dan takut dirinya berbuat yang tidak baik.
Setiap muslim tidak boleh menghalang-halangi dirinya supaya tidak kawin karena kawatir tidak mendapat rezeki dan menanggung yang berat terhadap keluarganya. Tetapi dia harus berusaha dan bekerja serta mencari anugerah Allah yang telah dijanjikan untuk orang-orang yang sudah kawin itu demi menjaga kehormatan dirinya.
Janji Allah itu dinyatakan dalam firmanNya sebagai berikut:
Kawinkanlah anak-anak kamu (yang belum kawin) dan orang-orang yang sudah patut kawin dari hamba-hambamu yang laki-laki ataupun hamba-hambamu yang perempuan. Jika mereka itu orang-orang yang tidak mampu, maka Allah akan memberikan kekayaan kepada mereka dari anugerahNya. (QS. An-Nur 32)
Sabda Rasulullah s.a.w.:
Ada tiga golongan yang sudah pasti akan ditolong Allah, yaitu: (1) Orang yang kawin dengan maksud untuk menjaga kehormatan diri; (2) seorang hamba mukatab7 yang berniat akan menunaikan; dan (3) seorang yang berperang di jalan Allah” (Riwayat Ahmad, Nasa’i, Tarmizi, Ibnu Majah dan al-Hakim)
6. Menikah Itu Ciri Khas Makhluk Hidup
Selain itu secara filosofis, menikah atau berpasangan itu adalah merupakan ciri dari makhluq hidup. Allah SWT telah menegaskan bahwa makhluq-makhluq ciptaan-Nya ini diciptakan dalam bentuk berpasangan satu sama lain.
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.(QS. Az-Zariyat : 49)
Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.(QS. Yaasin : 36)
Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi.(QS. Az-Zukhruf : 12)
Dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.(QS. An-Najm : 45)

Sumber:

Minggu, 06 Januari 2013

Ini yang Perlu Anda Pikirkan Matang Sebelum Memutuskan Menikah

Sebuah pernikahan terjadi karena cinta dua anak manusia. Selain cinta, antara perempuan dan laki-laki sebaiknya memikirkan kesesuaian dan nilai-nilai kehidupan.
"Kalau yang mau menikah, kita harus ada kesesuaian secara sosial, spiritual, finansial, dan seksual dengan pasangan. Semua harus dibicarakan, termasuk nilai-nilai dalam hidup," ujar psikolog seksual, Zoya Amirin.
Misalnya penyesuaian seksual, apakah dalam menikah perempuan atau laki-laki masih virgin atau tidak, penyesuaian sosial, laki-lakinya suka clubbing, tetapi perempuannya suka musik klasik. Penyesuaian finansial, bagi perempuan sepatu dengan harga Rp1 juta tidak masalah, bagi laki-laki mahal, sebaliknya laki-laki yang membeli lampu mobil seharga Rp1 juta itu biasa, tetapi untuk perempuan mahal.
"Laki-laki suka clubbing dan mengajak pasangannya ikut clubbing, ya jangan ngaco. Cari kesesuainnya sama, kecuali istri suka musik classic, suami boleh pergi clubbing, pergi sendiri-sendiri, asal jangan sampai ribut," jelas Zoya.
Dalam kehidupan, masih menurut Zoya, penyesuaian tidak akan pernah berhenti utnuk dilakukan. Meskipun kita dan suami sudah banyak kecocokan, tetap butuh adjustment atau penyesuaian.
"Pasti ada kompromi dan adjustment. Nggak mungkin pernikahan tanpa kompromi. Misalnya kompromi sudah 4x, adjustment-nya harusnya 5x. Kalau sama-sama 4x, sudah bahaya," kata alumni dari Universitas Indonesia tersebut.
Zoya membedakan antara kompromi dan penyesuaian. Kompromi: "ya sebenarnya daripada ribut, biar dia aja deh" dan hasilnya memaksa salah satu pihak. Sedangkan penyesuaian: "iya ya, kalau suami saya begini, efeknya akan ini" dan hasilnya ada penerimaan kedua belah pihak.
"Dalam kehidupan, never ending adjustment, dan idealnya harus banyak adjustment daripada kompromi," Zoya menambahkan.

Sumber:

Kamis, 03 Januari 2013

Mencintai Pria yang Lebih Muda? Kenapa Tidak

Mencintai Pria yang Lebih Muda? Kenapa Tidak! - Tentu kalimat 'Cinta itu buta' sangat familiar di telinga kita.

Yah, begitulah cinta! Sampai-sampai samudera pun akan diarungi demi mendapatkan cinta sejati.

Lalu bagaimana jika perasaan cinta Anda yang Anda rasakan jatuh pada sosok pria yang lebih muda dari Anda? Apakah masih bisa dikatakan sebagai cinta?

Pada dasarnya usia bukanlah sebuah tolak ukur untuk mengukur tingkat kematangan seseorang, dari segi kedewasaan. Memang tidak semua orang bisa memandang positif pasangan yang beda umurnya terpaut jauh. Tapi apakah hanya karena cibiran, Anda mengabaikan cinta Anda?

Disekitar kita, tentu tidak sulit menemukan pasangan kekasih yang usianya berbeda - dalam hal ini pihak wanita yang lebih tua daripada prianya. Mereka tetap bisa menjalani hubungan mereka dengan harmonis, bahkan tidak sedikit yang sampai ke jenjang pernikahan.

Apakah yang membuat hubungan pasangan beda usia itu tetap solid dalam membina hubungannya? Apakah karena tujuan tertentu? Atau karena memang cinta sejati? Tentu jawabannya akan beragam. Namun agar hubungan Anda dan pasangan Anda tetap berjalan harmonis, berikut tipsnya.

Utamakan komunikasi
Komunikasi tetap harus dijalin dengan baik. Dengan begitu segala bentuk kecurigaan bisa ditepis. Karena biasanya rasa cemburu kerap kali menghinggapi pasangan yang usianya terpaut cukup jauh. Jadi sering-seringlah mengaktifkan komunikasi Anda berdua.

Saling menghargai
Mungkin pasangan Anda usianya sama dengan adik Anda. Namun, kenyataannya dia bukanlah adik Anda yang bisa di suruh-suruh seenaknya. Jadi sebaiknya buang jauh-jauh anggapan, kalau yang lebih mudah bisa "dimanfaatkan".

Membangun rasa saling menghormati dan menghargai sejak awal perkenalan dapat mempererat dan membuat hubungan menjadi lebih langgeng.

Jaga kepercayaan

Cemburu memang tidak bisa terpisahkan dari perjalanan sebuah hubungan percintaan. Bahkan cemburu sering diartikan sebagai "bumbu penyedap" sebuah hubungan. Bagaimana dengan Anda?

Jarak usia yang terbentang cukup jauh, terkadang sering menimbulkan perasaan cemburu. Hal itu sangat wajar. Namun kalau rasa cemburu tidak didasari atas alasan yang tepat, bisa-bisa akan memperkeruh suasana. Dan pertengkaran pun kemungkinan akan terjadi.

Jadi yang terbaik adalah berikanlah kepercayaan kepada pasangan. Dengan begitu perjalanan cinta akan semakin mulus.

Sumber:

5 Alasan Memilih Pria Muda

Dalam sebuah hubungan, sebenarnya usia bukanlah masalah. Yang terpenting adalah tingkat kematangan kepribadian. Berikut lima alasan mengapa perempuan memilih pria lebih muda.

1. Perbedaan yang menyenangkan.Dengan usia yang terpaut jauh, tentu banyak hal yang berbeda. Dari cara berpikir, minat, hobi, topik pembicaraan, dan sebagainya. Bagi sebagian orang, hal ini sangat menyenangkan. Perbedaan ini akan memunculkan variasi dalam berpikir dan memberi pengalaman baru yang menggairahkan. Ini tentu akan membuat hidup tak membosankan.

2. Motivasi menjaga penampilan.
Perempuan yang memiliki pasangan lebih muda, akan memotivasi diri untuk tetap merasa muda. Mereka akan menjaga penampilan agar selalu segar. Dorongan untuk terus bugar dengan hidup sehat juga semakin tinggi.

3. Tantangan yang mengasyikkan.

Seringkali perbedaan usia memang menyebabkan banyak perselisihan. Namun jika bisa diselesaikan dengan baik, maka hubungan akan terasa lebih nikmat. Di sinilah tantangannya, bagaimana Anda bisa mengelola emosi agar masalah cepat selesai dan tidak dibesar-besarkan. Bagaimana menahan diri agar tak mudah terpancing dengan komentar orang lain. Menghadapi setiap tantangan berdua, akan semakin menguatkan hubungan Anda dan dia.

4. Saling memenuhi kebutuhan.

Biasanya perempuan yang lebih tua senang memiliki seseorang untuk disayang dan dibimbing. Sebaliknya pria muda butuh diperhatikan dan disayang. Jadi tak ada salahnya saling memenuhi kebutuhan masing-masing. Semakin kebutuhan terpenuhi, semakin kepuasan akan diperoleh. Karena itu tidak perlu malu untuk mengekspresikannya.

5. Menerima apa adanya.

Dibanding menjalin hubungan dengan pria seusia, pria lebih muda biasanya lebih bisa menerima kondisi pasangannya yang lebih sukses dan mapan. Mereka tak akan menganggap kesuksesan pasangannya sebagai hambatan, melainkan sebagai motivasi untuk lebih mematangkan kariernya.

(Majalah Chic) 

Sumber:

Minggu, 18 November 2012

Bidadari Bumi

Ia mutiara terindah dunia
Bunga terharum sepanjang masa
Ada cahaya diwajahNya
Betapa indah pesonaNya
Biadadari bermata jeliPun cemburu padaNya
Kelak, Ia menjadi bidadari surga
Terindah dar yang ada (hanan)
Dialah wanita sholehah yang menjaga kesucian diriNya. Setiap perempuan bisa menjadi bidadari bumi, seperti apakah ciri - ciriNya ?

Ia adalah wanita yang paling taat kepada Allah. Ia senantiasa menyerahkan segala urusan hidupNya kepada hukum dan syariat Allah. Ia menjadikan Al-Qur'an dan Al-Hadist sebagai sumber hukum dalam mengatur seluruh aspek kehidupanNya. IbadahNya baik dan memiliki akhlak serta budi pekerti yang mulia. Tidak hobby berdusta dan bergunjing.

Berbuat baik dan berbakti kepada orang tuaNya. Ia senantiasa mendoakan orang tuaNya, monghormati mereka, menjaga dan melindungi keduaNya.

Ia taat kepada suamiNya. Menjaga harta suamiNya, mendidik anak - anakNya dengan kehidupan yang Islami. Jika dilihat menyenangkan, bila dipandang menyejukan, dan menentramkan bila berada didekatNya. Hati akan tenang bila meninggalkanNya pergi ?? Ia melanyani suamiNya dengan baik, berhias hanya untuk suamiNya, pandai membangkitkan dan memotifasi suamiNya untuk berjuang membela agama Allah.

Ia tidak bermewah - mewahan dengan dunia, tawadhu, bersikap sederhana. KesabaranNya luar biasa atas janji - janji Allah, Ia tidak berhenti belajar untuk bekal hidupNya...

Ia bermanfaat dilingkunganNya. PengabdianNya kepada masyarakat dan agama sangat besar. Ia menyeru manusia kepada Allah dengan kedua tangan dan lisanNya yang lembut, hatinya yang bersih, akalNya yang cerdas dan dengan hartaNya. " Dan dunia ini perhiasan, dan sebaik - baik perhiasan adalah wanita sholehah." (HR. Muslim)

Dialah bidadari bumi, dialah wanita sholehah yang keberadaan diriNya lebih baik dan berarti dari seluruh isi alam ini. Karena jiwa dan akhlakNya yang menghiasi diriNya.



Sumber:

Jumat, 09 November 2012

Alasan Bertahan dalam Hubungan yang Buruk

Anda mungkin menemukan orang-orang yang tetap bertahan dengan hubungan yang buruk.

Mereka tidak bahagia tapi tetap tidak ingin meninggalkan pasangannya. Anda mungkin sering bertanya apa yang bisa menghentikan mereka seperti itu. Jawabannya adalah takut berpisah.

Jika Anda juga menghadapi rasa takut, ini ada beberapa langkah untuk menghadapinya, seperti dikutip dari boldsky, Kamis (8/11).
Takut kesepian

Anda mungkin berpikir bahwa hanya orang-orang dengan kepribadian obsesif takut kesepian. Tapi itu adalah salah satu kekhawatiran paling umum dari manusia. Ini bisa diatasi, belajarlag menjadi teman baik dan hidup bahagia.
Takut kekosongan

Kehidupan modern membawa kita jauh dari kenyataan. Rasa takut menjalankan "kekosongan" hidup begitu tinggi sehingga orang bertahan dengan hubungan yang buruk.
Takut kehilangan

Beberapa orang memiliki perasaan bersalah jika hubungan mereka tidak berhasil. Mereka merasa seperti telah "kehilangan" segalanya.
Takut tidak mencintai lagi

Ini adalah abad ke-21 dan masih ada yang berpikir seperti itu. Cinta adalah keadaan psikologis dan tidak seorang pun tetap sendiri selamanya kecuali mereka sendiri memilih untuk melakukannya.
Takut dengan status facebook

Ini adalah fakta bahwa orang-orang takut untuk mengubah status hubungan di facebook. Sebelumnya orang takut stigma sosial dari hubungan yang gagal. tapi sekarang, mereka takut stigma jejaring sosial.
Takut mendapat tanggungjawab

Beberapa orang seperti parasit manusia, mereka suka bergantung pada orang lain untuk semuanya. Ini mungkin bukan ketergantungan keuangan, tapi ketergantungan emosiinal yang mereka cari.

Sumber:

Jumat, 02 November 2012

Kisah Mawar

Suatu ketika, ada seseorang pemuda yang mempunyai sebuah bibit mawar. Ia ingin sekali menanam mawar itu di kebun belakang rumahnya. Pupuk dan sekop kecil telah disiapkan. Bergegas, disiapkannya pula pot kecil tempat mawar itu akan tumbuh berkembang. Dipilihnya pot yang terbaik, dan diletakkan pot itu di sudut yang cukup mendapat sinar matahari. Ia berharap, bibit ini dapat tumbuh dengan sempurna.
Disiraminya bibit mawar itu setiap hari. Dengan tekun, dirawatnya pohon itu. Tak lupa, jika ada rumput yang menganggu, segera disianginya agar terhindar dari kekurangan makanan. Beberapa waktu kemudian, mulailah tumbuh kuncup bunga itu. Kelopaknya tampak mulai merekah, walau warnanya belum terlihat sempurna. Pemuda ini pun senang, kerja kerasnya mulai membuahkan hasil. Diselidikinya bunga itu dengan hati-hati. Ia tampak heran, sebab tumbuh pula duri-duri kecil yang menutupi tangkai-tangkainya. Ia menyesalkan mengapa duri-duri tajam itu muncul bersamaan dengan merekahnya bunga yang indah ini. Tentu, duri-duri itu akan menganggu keindahan mawar-mawar miliknya.
Sang pemuda tampak bergumam dalam hati, “Mengapa dari bunga seindah ini, tumbuh banyak sekali duri yang tajam? Tentu hal ini akan menyulitkanku untuk merawatnya nanti. Setiap kali kurapihkan, selalu saja tanganku terluka. Selalu saja ada ada bagian dari kulitku yang tergores. Ah pekerjaan ini hanya membuatku sakit. Aku tak akan membiarkan tanganku berdarah karena duri-duri penganggu ini.”
Lama kelamaan, pemuda ini tampak enggan untuk memperhatikan mawar miliknya. Ia mulai tak peduli. Mawar itu tak pernah disirami lagi setiap pagi dan petang. Dibiarkannya rumput-rumput yang menganggu pertumbuhan mawar itu. Kelopaknya yang dahulu mulai merekah, kini tampak merona sayu. Daun-daun yang tumbuh di setiap tangkai pun mulai jatuh satu-persatu. Akhirnya, sebelum berkembang dengan sempurna, bunga itu pun meranggas dan layu.
Jiwa manusia, adalah juga seperti kisah tadi. Di dalam setiap jiwa, selalu ada ‘mawar’ yang tertanam. Tuhan yang menitipkannya kepada kita untuk dirawat. Tuhan lah yang meletakkan kemuliaan itu di setiap kalbu kita. Layaknya taman-taman berbunga, sesungguhnya di dalam jiwa kita, juga ada tunas mawar dan duri yang akan merekah.
Namun sayang, banyak dari kita yang hanya melihat “duri” yang tumbuh. Banyak dari kita yang hanya melihat sisi buruk dari kita yang akan berkembang. Kita sering menolak keberadaan kita sendiri. Kita kerap kecewa dengan diri kita dan tak mau menerimanya. Kita berpikir bahwa hanya hal-hal yang melukai yang akan tumbuh dari kita. Kita menolak untuk menyirami” hal-hal baik yang sebenarnya telah ada. Dan akhirnya, kita kembali kecewa, kita tak pernah memahami potensi yang kita miliki.
Banyak orang yang tak menyangka, mereka juga sebenarnya memiliki mawar yang indah di dalam jiwa. Banyak orang yang tak menyadari, adanya mawar itu. Kita, kerap disibukkan dengan duri-duri kelemahan diri dan onak-onak kepesimisan dalam hati ini. Orang lain lah yang kadang harus menunjukannya.
Jika kita bisa menemukan “mawar-mawar” indah yang tumbuh dalam jiwa itu, kita akan dapat mengabaikan duri-duri yang muncul. Kita, akan terpacu untuk membuatnya akan membuatnya merekah, dan terus merekah hingga berpuluh-puluh tunas baru akan muncul. Pada setiap tunas itu, akan berbuah tunas-tunas kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, yang akan memenuhi taman-taman jiwa kita. Kenikmatan yang terindah adalah saat kita berhasil untuk menunjukkan diri kita tentang mawar-mawar itu, dan mengabaikan duri-duri yang muncul.
Semerbak harumnya akan menghiasi hari-hari kita. Aroma keindahan yang ditawarkannya, adalah layaknya ketenangan air telaga yang menenangkan keruwetan hati. Mari, kita temukan “mawar-mawar” ketenangan, kebahagiaan, kedamaian itu dalam jiwa-jiwa kita. Mungkin, ya, mungkin, kita akan juga berjumpa dengan onak dan duri, tapi janganlah itu membuat kita berputus asa. Mungkin, tangan-tangan kita akan tergores dan terluka, tapi janganlah itu membuat kita bersedih nestapa.
Biarkan mawar-mawar indah itu merekah dalam hatimu. Biarkan kelopaknya memancarkan cahaya kemuliaan-Nya. Biarkan tangkai-tangkainya memegang teguh harapan dan impianmu. Biarkan putik-putik yang dikandungnya menjadi bibit dan benih kebahagiaan baru bagimu. Sebarkan tunas-tunas itu kepada setiap orang yang kita temui, dan biarkan mereka juga menemukan keindahan mawar-mawar lain dalam jiwa mereka. Sampaikan salam-salam itu, agar kita dapat menuai bibit-bibit mawar cinta itu kepada setiap orang, dan menumbuh-kembangkannya di dalam taman-taman hati kita.

Sumber:

Kamis, 01 November 2012

Wahai Tulang Rusukku yang Bengkok


Wanita seperti yang saya dan Anda ketahui, tercipta dari tulang rusuk yang bengkok. Ini berdasarkan dari sabda Rasulullah Alaihi Wasallam:


Nasihatilah perempuan dengan cara yang baik! Perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk, sementara yang paling bengkok itu bagian teratasnya. Jika engkau bersikeras meluruskannya, ia akan patah. Tetapi jika engkau membiarkannya, ia akan bengkok selamanya. Maka nasihatilah perempuan dengan cara yang baik!” (HR Bukhari, Muslim, Ibnu Abi Syaibah, dan Baihaqi)
Hadits ini menganjurkan Anda untuk memperilakukan wanita dengan baik, karena perilaku wanita kadang sulit sekali untuk di perkirakan. Wanita sering kali menggunakan perasaannya dibandingkan akalnya, maka dari itu wanita lebih gampang meledak emosinya di bandingkan laki-laki yang masih menggunakan akalnya sehingga mereka mampu mengendalikan perasaannya. Ini terkait dengan hadits :


Aku tidak melihat orang- orang yang kurang akal dan kurang agama yang lebih bisa menghilangkan akal laki- laki yang teguh daripada salah seorang diantara kalian (para wanita).” (HR. Al Bukhari no 304 dan Muslim no. 80)
Penjelasan hadits di atas menjelaskan bahwa persaksian dua wanita sama dengan persaksian satu pria, artinya wanita tetap harus di dampingi dengan wanita yang lain agar tidak mudah untuk memalingkan dirinya atas syariat karna terpengaruh oleh perasaannya.

Sahabat, sudah menjadi tugas para laki-laki, entah itu ayah, suami ataupun saudara laki-laki agar mampu melindungi dan tidak mendzolimi wanita. Memberikan hak-haknya sebagai seorang muslimah dan mengarahkan mereka pada kebaikan. Karena sudah menjadi fitrahnya, kebengkokan itu yang akan membawa wanita pada keburukannya.


Maka Anda harus paham, ketika Anda bersikap keras padanya, yang akan Anda dapatkan adalah kepatahan hatinya yang membuat mereka terdzolimi, atau mungkin saja mereka akan lari dari Anda sehingga mereka tak patuh terhadap Anda. Sedangkan apabila mereka dibiarkan tetap bengkok, mereka akan sulit untuk mencari jalan meluruskan kebengkokan dirinya yang kadang sangat melemahkan sehingga muncullah keburukan terhadap dirinya. So.. Jadilah laki-laki yang mampu mengendalikan mereka dalam nasihat yang baik, yang membuat mereka nyaman di samping Anda. 

Mengapa dari tulang rusuk yang bengkok ?? Bukannya masih ada tulang yang lurus ?? 
 Justru di sini lah letak keadilan Allah, andai saja tulang rusuk itu lurus, dada Anda akan merasakan sesak luar biasa. Karna itu terbentuklah tulang yang bengkok agar Anda terasa nyaman. Begitu juga dengan wanita, mereka tercipta agar membuat Anda merasa nyaman dengan mereka.
Coba lihat tulang rusuk itu, dia menjadi penopang dada dan memperkuat kerangka tubuh. Begitu pula dengan wanita,mereka sebagai penopang diri Anda agar Anda terbebas dari maksiat dan menjadi kekuatan keluarga,agar keluarga Anda terlindungi dengan baik.

Bengkoknya wanita bukan karna hanya berdasarkan kelemahannya saja,tapi juga menjadi sumber kekuatan bagi Anda, pelindung bagi Anda, juga sebagai penopang pribadi Anda. Maka dari itu,jagalah mereka agar tidak patah,agar mereka bisa menjalani tugasnya sebagai seorang istri, ibu, ataupun sebagai seorang muslimah.

Wanita tidak di ciptakan dari tulang kepala laki-laki, agar mereka tidak merasa menjadi pemimpin bagi laki-laki sehingga mereka tunduk dan patuh terhadap laki-laki. Wanita tidak di ciptakan dari tulang kaki laki-laki, agar mereka tidak merasa d injak-injak ataupun merasa tidak di hargai, sehingga mereka mampu menjadi sumber kekuatan bagi laki-laki. Wanita di ciptakan dari tulang rusuk yang dekat dengan hati, agar mereka merasa di cintai, sehingga mereka mampu menjaga diri Anda untuk tetap mencintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala.


Jadikanlah wanita sebagai pengantar dan akan menyertai Anda sampai JannahNya.
Wallahu’alam Bi Shawwab.
previous home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...